Wassup! It's Been a While...

     Gua percaya, bahwa manusia adalah ciptaan yang dinamis. Mereka berubah, beradaptasi, dan bertahan. Terkadang walaupun mereka berubah sebegitu besarnya, ada satu dua hal yang tidak berubah dari mereka, so does I.

    This past 5 months has taught me a lot, especially to learn what human do on their life. How friendship works, how friendship ends, how relationship works, how relationship ends, how love is created, how love is gone, and many more. Sangat banyak yang telah gua perhatikan belakangan ini, berkaca dengan perilaku sendiri dan perilaku lingkungan sekitar. Semoga gua bisa menjadikan ini sebagai acuan untuk menjadi manusia yang lebih rasional dan menjadi manusia yang baik sebagai apapun itu. Memperhatikan manusia adalah hal yang menarik untuk dilakukan, menilai manusia adalah hal yang sering dilakukan oleh manusia lain dan bagi beberapa orang itu adalah hal yang sangat mereka sukai. Someone in my life once said 'kalau lu mau tau seseorang, cari tau sendiri'. By all mean you have to find answer by yourself dan jangan dengerin orang lain. It's true, tapi engga sepenuhnya.

    Dalam kurun waktu ini, gua berusaha mengubah perlahan-lahan cara gua hidup dan menjalani keseharian. At first, it was so hard. But now, here I am... With a different way of life. Sekarang gua menyadari, diri gua versi yang lama harus diakui sebagai sosok yang kekanak-kanakan dan juga tidak berpikir panjang. Harapan dan cita-cita gua saat itu memang besar, tapi upaya untuk mewujudkannya sangat amat minim. Sekarang gua ngerti tanggung jawab dan kewajiban, sebagai anak dan sebagai pelajar pastinya. I work hard for balancing my life now, selalu dan akan tetap menyeimbangkan bagaimana gua belajar, main, organisasi, dan hal-hal lain yang hanya ada di otak gua. It's such an amazing journey to be on. Gua memilih berbagai pilihan di keseharian gua, salah satunya menjadi ketum MPK. "With great power comes great responsibillity" they say, and I agree.

    Sepanjang hidup gua, baru kali ini gua merasakan dan berkata pada diri gua "oh gini rasanya hidup teratur". Ok now lets talk about friends. Gua pernah baca katanya politik itu seperti angkot, kalo searah kita ikut. Menurut gua, pertemanan juga seperti itu. Kalau kita satu arah maka kita jalan, dan kalau kita sudah tidak searah maka gua akan berhenti dan naik angkot lain. Ya mungkin gambaran itu emang cocok untuk manusia secara umum. Kesamaan pola pikir yang akan menentukan cocok atau tidaknya suatu pertemanan. Pertemanan sering kali membingungkan, maka dari itu memang sebuah fakta kalau pertemanan gua engga selebar dan seluas itu. Mungkin untuk kenalan boleh lah sedikit luas, tapi untuk pertemanan? No way. Even my old friend feels like someone that extremely different. 

    Dengan terjadinya kematian Liam Payne, gua semakin kokoh percaya dengan kalimat "everything comes to an end". Semuanya memang akan berakhir suatu saat nanti, apapun itu. Dalam 5 bulan terakhir ini, memang nyatanya sudah banyak yang gua akhiri. Apakah itu keputusan yang tepat? Iya, gua rasa. Dengan berkembangnya pengertian gua dengan lingkungan sekitar, gua memutuskan untuk lihat ke depan and create happiness from there too!

    And I choose to not to be a fool again! And the good thing is, I found myslef at peace! I found my goals now!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bandung

Januari Ngelantur